Akan ada sekelompok manusia yang bersinar di akhirat nanti, yang membuat malaikat dan nabi bertanya-tanya siapa mereka…merekalah sekelompok manusia yang bersahabat, bersaudara dan berteman karena Allah….
Mahabatillah (mencintai Allah) adalah pilar pokok dalam ukhuwah Islamiyah…Kedekatan kita, rasa cinta, ukhuwah kita itu bergantung pada ketaqwaan kita yang terbangun dalam Aqidah, Fikriyah dan Akhlaq…..landaskan dari sini maka Insya Allah apa yang diikatkan akan senantiasa memperoleh ridho Illahi dan surga dunia berupa harta persahabatan yang tiada terkira indahnya.
Kekuatan ukhuwah Islamiyah yang terendah adalah melapangkan dada terhadap saudara kita. Ahmad bin Hambal pernah berkata 90% kebaikan adalah tidak mempercayai cerita buruk tentang saudara kita. Janganlah berprasangka buruk terhadap saudara kita apalagi menguliti aib saudara kita sendiri. Jika benar dia salah dan menjadi aib baginya maka tegurlah dengan kata-kata yang baik, dekati dan bantulah ia berubah, berbijaklah untuk menutup aibnya sebagaimana Allah menutupi aib umatnya. Lapangkan lah dada atas apa yang terdapat dalam diri saudara kita, baik buruknya, kurang lebihnya, sakit senangnya…
Sementara itu kadar tertinggi dari ukhuwah islamiyah adalah mendahulukan kepentingan bersama (itsar) dari pada pribadi.
Contohlah bagaimana Rasulullah dan sahabat-sahabatnya menjalin ikatan yang berlandaskan cintanya kepada Allah SWT. Tidak hanya solid dan bermanfaat bagi yang terikat didalamnya…Rasulullah juga menunjukan betapa ukhuwah yang terdapat dalam Islam menginginkan adanya suatu keharmonisan di muka bumi, lihatlah Piagam Madinah yang berisikan kesepakatan hidup berdampingan antara muslimin, nasoroh dan bani-bani Israil (yahudi) di tanah Madinah. Maka itu dari ukhuwah Islamiyah akan lahir hal-hal baik didalamnya bagi diri mereka juga orang disekitarnya…
Persahabatan Raulullah dan sahabat-sahabatnya pun tak luput dari permasalahan namun ukhuwah Islamiyah memandang permasalahan pada masalahnya bukan siapa yang membuat masalah. Sehingga dapat lebih adil dan jika masalah telah terselesaikan maka selesailah sudah jangan ungkit dan identikan saudara kita pada masalah-masalah yang sudah-sudah.
Persahabatan itu melebihi hubungan darah, karena dalam hubungan darah pun kadang sulit untuk menciptakan persahabatan…jangan pernah memutus persahabatan, jangan melangkah sombong di bumi Allah, kenalilah dengan lebih baik dan serahkan pada Allah…landaskan padaNya…luruskan niat, ini adalah suatu kemewahan yang dikaruniakan Allah bagi umatNya di dunia….Persahabatan….
Untuk itu ada tiga hal yang harus kita lakukan terhadap saudara kita yaitu: Mengenal, Mempercayai dan Menghormati.
“Dan sesungguhnya kekeruhan dalam jamaah lebih baik daripada kebeningan dalam sendirian.”
Isnanda is missing you All my dear friends n_n!!!