What Happen When You’re Twenty Something??

11 08 2009

Twenty something

After years of expensive education.
A car full of book and anticipation .
I’m an expert of Shakespeare and that’s a hell of a lot.
But the worlds don’t need scholars as much as I thought.
Maybe I’ll traveling for a year finding myself or start a career.
I could work or the poor though I’m hungry for a fame.
We all seem so different but we’re just the same.
Maybe I’ll go to the gym so I don’t get fat.
Are things easier with a tight six pack?
Who knows the answers?
Who do you trust?
I can’t even separate love from lust.
Maybe I’ll move back home and pay all of my loans.
Working nine to five answering phones.
Don’t make me live for my Friday nights.
Drinking eight pits and getting in fight

I don’t want to get up,
Just let me lie in,
Leave me alone.
I’m a twenty something.
Maybe I’ll just fall in love that could solve it all,
Philosophers’ say that that’s enough,
There surely must be more.

Love ain’t the answer nor is work,
The truth eludes me so much it hurts.
But I’m sill having fun and I guess that’s the key,
I’m a twenty something and I’ll keep being me.

I’m a twenty something.
Let me lie in, leave me alone.
I’m a twenty something.

By: Jammie Cullum

Just Keep Being You Guys n_n!!





Dear Hegemon 04….

11 08 2009

Gue punya temen-temen yang tergabung dalam satu angkatan mahasiswa Hubungan Internasional (HI) 2004 di kampus, dari pertama masuk kuliah sampe keluar satu-satu uda banyak kenangan yang bikin kita deket dan sayang satu sama lain, berhubung satu angkatan cuma ada satu kelas jadi mao ga mao ya akrab dong hehehehe….gue sama temen gue sempet becanda kalo acara makrab waktu awal masuk kuliah itu kepanjangan dari maksa akrab…hehehe…biz no choice lagi kali….
Yah…dalam proses itu emang ga gampang…yang namanya beda pendapat, perang dingin sampe perang panas uda pernah kejadian apalagi kita didik buat jago debat, tapi biasanya selalu bisa diatasin. Oiya..iseng-iseng kita namain angkatan kita dengan nama HEGEMON (kadang ditambah brotherhood ujungnya, tapi gue kurang demen soalnya ga mewakili the ladies hehe)…nama ini diambil setelah kita dapet materi tentang konsep hegemoni dalam dunia internasional…hegemoni itu terjemah kasarnya yaitu kekuatan paling kuat ato hebat, Negara hegemoni itu (kalo dibuku) di wakilin sama Amerika Serikat…the one and only, karena hegemoni itu cuma ada satu…bukan berarti kita ngefans sama AS trus pake nama ini lho…kita cuma berharap bisa jadi yang terhebat…bersama-sama jadi yang terhebat…Pertama kalinya nama ini beredar di khalayak ramai itu waktu beberapa dari kami tanding basket di kampus dan mereka milih nama Hegemon buat tim basket HI…dan uda ketebak dong hasilnya…Hegemon just unbeatable, we won!!
Kita punya beberapa acara yang ga sengaja jadi acara rutin seperti liburan bareng tiap tahun di Vila 637 Puncak, pengajian bulanan plus acara kongkow2 yang ga bakal kelewatan di komunitas manapun dong hehe…. dan yang terakhir kita sempet punya mimpi besar untuk punya kontribusi sosial buat masyarakat (bosen kan seneng2 sendiri mulu) akhirnya kita bikin acara nonton bareng Laskar Pelangi sama kurang lebih 60 anak yatim piatu dan percaya ato engga awalnya waktu ide ini muncul kita sama sekali ga punya dana…tapi ini indahnya power of dreams and team work…semuanya jadi mungkin kalo dikerjain bersama-sama dan kita semua punya mimpi yang sama…kita bahkan bisa ngajak mereka makan di restoran bambu kuning plus ngasih macem-macem santunan..semuannya cuma dimulai dari mimpi…untuk acara ini kami jalan dengan label nama “Komunitas Kereta Pagi” soalnya nama Hegemon kedengeran seperti nama geng motor liar hahahaha…. Kereta Pagi mewakili sisi lain dari Hegemon yang seperti kereta pagi selalu membawa orang-orang yang sedang mengejar cita-cita dan mimpinya setiap pagi….waktu itu kita pernah bicara kalo ini ga bakal jadi yang pertama dan terakhir….
Momen-momen bareng sama anak-anak hegemon kalo harus ditaro di sebuah lemari mungkin bisa langsung doyong tu lemari saking banyaknya…malah kita uda punya lambang geng segala hehehe…Satu hal yang gue pelajari dari sini..semakin kita deket satu sama lain dan semakin kita sayang satu sama lain…semakin juga harus diperluas kelapangan dada…karena suatu saat akan ada hal yang ga terduga yang bakal jadi ujian berat diantara kita…dan kedekatan membuat semuanya berkali-kali lipat sakitnya ketika terjadi satu hal yang ga menyenangkan diantara kita….dan sepertinya kita uda sampe tahap itu..and sadly it started from my fault…sorry for ruin this bond….
Sadar ga apa aja yang ilang dari kita…sesuatu yang baru kita mulai tapi terhenti dan cuma jadi sesuatu yang sia-sia….tadi sebelum nulis ini gue liat FB temen gue, dia baru aja di tag foto-foto liburan sama temen-temen seangkatannya di kampus…somehow I feel they just like us, the old us…
Well, gue ga tau kenapa bisa sampe nulis ini… I just write it…gue harap note ini juga ga jadi ajang debat lagi ya (hehe..lemes),mungkin banyak perasaan macem-macem waktu kalian baca ini, hehe… gue harap sesuatu yang sama kaya gue ya…gue cuma mo bilang…gue kangen liburan sama hegemon lagi….mohon maaf buat semuanya…bisa kita mulai dari awal lagi?

“I’ve just started to learn how to sail my ship through the stroms…will you do the same?”





To My First Man in My Life….

11 08 2009

Seorang ayah adalah laki-laki pertama yang menjadi first love dari seorang anak perempuan…beliaulah laki-laki yang memberikan cinta kepada anak perempuannya tanpa perlu ia membuka mata atau membuka telinga…baginya itu terlahir dari hati…Laki-laki inilah yang membentuk harga diri kita pertama kali…yang senantiasa berkata…kau sungguh cantik anakku…senyummu manis, rambutmu cantik dan gaunmu sungguh pantas…kelak kau akan jadi perempuan yang hebat…Ayah berbicara lembut kepadaku, tak pernah sedikitpun menyakitiku dengan tangannya…Ayah tak pernah tak terlihat tegar dihadapannku namun pernah ia tak sanggup makan karena mengkhawatirkanku…Bagi seorang anak perempuan, Ayah adalah laki-laki pertama yang mencintainya dengan tulus..Ayah adalah fans sejati dari setiap anak perempuan…(^_^)
So to all the young man I warn you to treat your future daughter (and your present women) nicely, coz that’s the point of become a gentleman..just like my father hehehe..

Daddy
You know how much I love you
I need you forever
I’ll stay by your side
Daddy oh Daddy
I want always bliss you
But I never stop trying
to be your number one

You understand me….
You teach me how to pray..
And you play the game I love to play
I have no fear here when you are near
You guide me through the dark is night

I love you Daddy…
You are my hero (and you always in my dream)
I love you daddy oh daddy
You are my superstar

Daddy
You know how much I love you
I want you to help me
Please show me the way
Daddy oh Daddy
Sometimes I might do wrong
But I never stop trying
To be your number one

I wanna show you
I’ll be as strong as you
When I grow up I still look up to you
So have no fear here I believe here
I will be my daddy’s girl

I love you Daddy…
You are my hero (and you always in my dream)
I love you daddy oh daddy
You are my superstar
2x

The one in a million and a million in one
Forever I want to be by your side
You’re in a million
Show me the way
Guide me through my night

Happy Birthday to Mr.Syarif Hidayat hehehehe…thanks for always supporting me and believe in me even when i make a mistake (it means a lot)…you’re the one who speak so softly even when you mad at me, you treat me like a porselen but this time I wanna show you that I’m tougher than a steel hehehe…(sssttt…happy birthday…wish you the best…I love You n_n)





To My Dearest…

11 08 2009

SELAMAT TINGGAL
(By: Indra Lesmana / Gilang Ramadhan)

seringkali bertanya saat bahagia hadir
akankah ada akhir
akankah tuk slamanya
seringkali bertanya adilkah hidup ini
kala sedih melanda
meruntuhkan rasa di jiwa

tak mudah untuk di hati
tak mudah untuk dihadapi
saat harus mengucap slamat tinggal
segala tentang cinta buat hati terlena
membawa kedamaian
menyejukkan dunia
segala tentang sesal membuat hati kecewa
membawa air mata
meruntuhkan rasa di jiwa

kadang ingin jauh berlari..
bila diri bertemu realita …

Berapa banyak dari kita yang begitu yakin akan sebuah kebersamaan abadi di dunia? Ketika kenyamanan melingkupi kita dan kepercayaan terhadapnya membuat kita tenang. Menyadari bahawa kita tidak sendiri. Dia seseorang yang senyumnya begitu tulus, tawanya begitu menarik dan caranya memanggil namamu yang begitu menyenangkan. Ia yang begitu banyak memberikan kebahagiaan hingga kaupun sulit untuk tidak mempercayainya…..namun begitu sering kita terlena dan lupa akan berharganya hal tersebut dan saat tersadar tak ada yang tersisa selain bayangan tentangnnya….dia pergi….Tuhan menariknya dari hidupmu tanpa sempat kau tunjukan yang kau rasakan, betapa kau sangat menyayanginya, menghargainya…tak peduli betapa keras kau mencoba…semua yang hanya kau pendam tetap harus kau simpan….membiarkan hanya tuhan yang tahu….

I miss your voice, your eyes, the laugh, the cry and everything in you……sorry for never be good enough for you….and a goodbye is painful when you know you’ll never say hello again, so it would be better for me to say ‘see you soon dear’….

-to my lovely Rahmawati (30 Januari 1986-14 Februari 2007) and all that gone from my life-





The Perfect Fan by: BSB

11 08 2009

It takes a lot to know what is love
It’s not the big things, but the little things
That can mean enough
A lot of prayers to get me through
And there is never a day that passes by
I don’t think of you
You were always there for me
Pushing me and guiding me
Always to succeed

You showed me
When I was young just how to grow
You showed me
Everything that I should know
You showed me
Just how to walk without your hands
‘Cause mom you always were
The perfect fan

God has been so good
Blessing me with a family
Who did all they could
And I’ve had many years of grace
And it flatters me when I see a smile on your face
I wanna thank you for what you’ve done
In hopes I can give back to you
And be the perfect child

You showed me how to love
You showed me how to care
And you showed me that you would
always be there
I wanna thank you for that time
And I’m proud to say you’re mine

‘Cause mom you always were,
mom you always were
Mom you always were,
you know you always were
‘Cause mom you always were… the perfect fan

Happy Birthday Mamah….love you n_n





From Obama to Palestine….

11 08 2009

Udah denger pidato resmi Obama “The New President of USA”?

Gimana?gue pernah bilang ke beberapa orang bahwa mau presidennya hitam, putih, kuning atau abu-abu sekalian “he still American president”. Dan kenyataannya kebijakannya terhadap Israel (seperti pada kepemimpinan2 sebelumnya) yang menunjukan “strong bond between them” meluncur juga dari mulut Obama. Obama bilang bahwa AS akan melindungi keamanan Israel dan tidak akan membiarkan Israel diancam oleh siapapun. Dia juga mengatakan jika rumahnya berada di Israel maka dia akan melakukan hal yang sama seperti apa yang dilakukan Israel ke Palestina. Ia seolah-olah (atau secara gambalang) menjelaskan bahwa Hamas bersalah atas tindakannya meluncurkan rudal ke Israel. Meskipun (standar diplomasi lah) ia juga mengatakan bersedih dengan situasi di Palestina dan akan mendukung perdamaian tapi what kind of peace Mr.Obama??dari sisi Israel yang namanya perdamaian itu cuma terjadi kalo negara dia makin lebar sampai orang-orang Palestina cuma bisa berdiri satu kaki ditanah mereka sendiri, bahkan terusir sama sekali. Kalo suka nonton TVOne mungkin bisa lihat gimana peta wilayah Palestina makin lama makin mungil ke tengah sementara disekelilingnya Israel semakin lebar, ga jauh beda sama kelakuan sel kanker stadium akhir!

Alhamdulillahnya mujahid-mujahidah di Gaza menolak untuk terusir dari tanah airnya walau bagaimanapun! Pemuda-pemuda Hamas yang cacat akibat perang tidak serta merta membuat mereka kehilangan semangat melanjutkan perjuangan bahkan masih terus tersenyum terhadap hidup yang dianugrahi Sang Khalik. Because they were the chosen…merekalah yang diberi tiket ke surga yang sama dengan para pejuang perang yang sahid dalam jihad mereka di zaman Rasulullah menyiarkan Islam…..merekalah yang dianugrahi mental-mental seperti Khansa yang tegar kehilangan seluruh puteranya di medan jihad dan ketsiqoh-an terhadap Islam layaknya Bilal yang tak berhenti berucap Ahad….Ahad.…Ahad.…ketika didera siksa.

Pernah denger kisah pasukan Islam yang berjumlah 3000 orang melawan pasukan Romawi yang berjumlah 200ribu? Ada kisah menarik tentang jiwa seorang Muslimin dalam berperang. Kekuatan yang tidak seimbang sempat membuat pasukan Muslim resah, namun apakah pasukan Islam mundur? Di tengah situas tersebut Abdullah bin Rawahah berkata “Wahai semua orang, demi Allah, apa yang kalian tidak sukai dalam kepergian ini sebenarnya justru merupakan sesuatu yang kita cari, yaitu mati syahid. Kita tidak berperang dengan manusia karena jumlah, kekuatan dan banyaknya personil. Kita tidak memerangi mereka melainkan karena agama ini, yang dengannya Allah telah memuliakan kita. Maka berangkatlah, karena disana hanya ada satu pilihan diantara dua kebaikan kemenangan atau mati syahid” maka berangkatlah mereka dan memenangkan perang. (sebagaimana diceritakan dalam tarikh Ibnu Hisyam). Jelaslah bahwa takkan mundur satu langkahpun umat Islam memperjuangkan Islam dan Palestina, takkan mundur warga Palestina menghadapi tentara zionis! Dan sesungguhnya apa yang tertulis di Al-Quran tentang kemenangan Palestina atas Israel (sebagaimana juga kisah perlawanan dengan pasukan Romawi) adalah sesuatu yang sangat ditakuti Israel, mereka tahu itu maka mereka tidak akan berhenti memerangi Islam. Jangan pikir kita yang ga ada di medan perang ini tidak sedang diperangi sama Israel ya….coba kita masing-masing saling instropeksi diri akan lunturnya identitas keislaman kita secara perlahan-lahan tanpa kita sadari, ini adalah cara termutahir mereka dalam menyusup diantara keislaman kita dan meruntuhkannya diam-diam menjauhkan kita dari agama kita sendiri dan menjauhkan pedoman hidup kita dari Al-Quran, melaui apa?Gaya hidup kita teman-teman, sesuatu yang kita sebut keren, modern dan up to date!





Persahabatan dan ukhuwah Islamiyah

11 08 2009

Akan ada sekelompok manusia yang bersinar di akhirat nanti, yang membuat malaikat dan nabi bertanya-tanya siapa mereka…merekalah sekelompok manusia yang bersahabat, bersaudara dan berteman karena Allah….
Mahabatillah (mencintai Allah) adalah pilar pokok dalam ukhuwah Islamiyah…Kedekatan kita, rasa cinta, ukhuwah kita itu bergantung pada ketaqwaan kita yang terbangun dalam Aqidah, Fikriyah dan Akhlaq…..landaskan dari sini maka Insya Allah apa yang diikatkan akan senantiasa memperoleh ridho Illahi dan surga dunia berupa harta persahabatan yang tiada terkira indahnya.

Kekuatan ukhuwah Islamiyah yang terendah adalah melapangkan dada terhadap saudara kita. Ahmad bin Hambal pernah berkata 90% kebaikan adalah tidak mempercayai cerita buruk tentang saudara kita. Janganlah berprasangka buruk terhadap saudara kita apalagi menguliti aib saudara kita sendiri. Jika benar dia salah dan menjadi aib baginya maka tegurlah dengan kata-kata yang baik, dekati dan bantulah ia berubah, berbijaklah untuk menutup aibnya sebagaimana Allah menutupi aib umatnya. Lapangkan lah dada atas apa yang terdapat dalam diri saudara kita, baik buruknya, kurang lebihnya, sakit senangnya…
Sementara itu kadar tertinggi dari ukhuwah islamiyah adalah mendahulukan kepentingan bersama (itsar) dari pada pribadi.

Contohlah bagaimana Rasulullah dan sahabat-sahabatnya menjalin ikatan yang berlandaskan cintanya kepada Allah SWT. Tidak hanya solid dan bermanfaat bagi yang terikat didalamnya…Rasulullah juga menunjukan betapa ukhuwah yang terdapat dalam Islam menginginkan adanya suatu keharmonisan di muka bumi, lihatlah Piagam Madinah yang berisikan kesepakatan hidup berdampingan antara muslimin, nasoroh dan bani-bani Israil (yahudi) di tanah Madinah. Maka itu dari ukhuwah Islamiyah akan lahir hal-hal baik didalamnya bagi diri mereka juga orang disekitarnya…

Persahabatan Raulullah dan sahabat-sahabatnya pun tak luput dari permasalahan namun ukhuwah Islamiyah memandang permasalahan pada masalahnya bukan siapa yang membuat masalah. Sehingga dapat lebih adil dan jika masalah telah terselesaikan maka selesailah sudah jangan ungkit dan identikan saudara kita pada masalah-masalah yang sudah-sudah.

Persahabatan itu melebihi hubungan darah, karena dalam hubungan darah pun kadang sulit untuk menciptakan persahabatan…jangan pernah memutus persahabatan, jangan melangkah sombong di bumi Allah, kenalilah dengan lebih baik dan serahkan pada Allah…landaskan padaNya…luruskan niat, ini adalah suatu kemewahan yang dikaruniakan Allah bagi umatNya di dunia….Persahabatan….
Untuk itu ada tiga hal yang harus kita lakukan terhadap saudara kita yaitu: Mengenal, Mempercayai dan Menghormati.

“Dan sesungguhnya kekeruhan dalam jamaah lebih baik daripada kebeningan dalam sendirian.”

Isnanda is missing you All my dear friends n_n!!!





Peluk Aku Ibu

11 08 2009

Aku berdiri mengamati laki-laki yang terbujur kaku itu. Ibu bilang dia adalah pamanku, sepupunya Ibu. Ia meninggal karena penyakit jantung dan komplikasi penyakit lainnya, dia memang terlihat sudah tua. Pagi itu ibu memintaku menemaninya ke Bogor ketika pagi-pagi buta telepon berdering mengabarkan berita duka itu. Aku menggantikan ayah yang hanya diam ketika ibu memintanya untuk menemani. Meski begitu ayah masih mencoba menunjukan tanggungjawabnya sebagai kepala keluarga dengan mengantar kami berdua ke stasiun kereta. Pukul 9 pagi kereta ekspres Pakuan tiba, kali ini tepat waktu. Kuamati setiap kursi semuanya penuh, aku dan ibu berdiri didekat pintu keluar, disitu ada sudut yang bisa kami jadikan sandaran ketika kereta bergoncang-goncang meluncuri rel. Sekian lama akhirnya ada kursi kosong, kubiarkan ibu duduk sementara aku masih melemparkan pandanganku pada beragamnya pemandangan dari balik kaca pintu kereta…tak benar-benar melihat juga tak benar-benar memandang. Pikiranku terhanyut jauh kedalam alam pikiran lain, betapa lelahnya aku.
Beberapa jam berlalu kereta tiba di Stasiun Bogor aku dan Ibu turun. Aku melihat ada keributan, tiba-tiba tangan Ibu lepas dari genggaman tanganku. Aku tak bisa melihatnya!. Seketika dari belakang ibu memelukku dan tersenyum. Ah…momen sekejap itu menakutkanku, kukira aku tertinggal sendirian disini. Kami kembali berjalan menuju pintu keluar, ibu seperti kebingungan memilih angkot mana yang harus dinaiki. Membuatku kesal melihatnya. Dia pernah melakukan hal yang sama ketika kami pergi ke sebuah pusat grosir di Jakarta, dia berkilah bahwa kota ini sudah banyak berubah. Kupikir itu juga karena dia sudah terlalu lama meninggalkan kota itu dan juga masa mudanya. Akhirnya ibu memilih satu angkot setelah orang-orang disitu ramai memberi tahu ibu daerah yang ia tanyakan. Angkot itu berhenti disebuah bangunan putih, oh tampaknya Rumah Sakit, aku memberitahu Ibu bahwa sebaiknya kita kerumah saja karena mungkin jenazahnya sudah dibawa kesana. Ibu diam saja. Benar saja tak lama kami melaju lagi kerumah yang dari awal kami tuju. Dasar ibu, permpuan itu begitu lembut. Airmatanya mengalir meski belum juga melihat jenazahnya. Aku memeluknya berusaha membagi kesedihan itu. Sebagian masa muda ibu dihabiskan di kota ini jadi apapun yang ada disana memiliki kesan mendalam baginya.
Dan kini kembali lagi aku masih berdiri menatapi tubuh beku dihadapanku. Kali ini aku bertanya-tanya tentang apa yang ada dihadapanku. Mengapa ayah ada disini?bukankah ia tidak ikut bersama kami?Dan siapakah tubuh yang masih muda dan segar itu?Ibu jangan menangisinya….apakah itu aku? Kuelus kepalanya yang ditutupi jilbab coklat itu dan kulihat dimatanya sekelebatan potongan momen ketika pisau penjambret itu menembus perutku ketika kucoba menghalaunya untuk mengambil tas ibu. Ibu menopangku yang roboh kebelakang. Orang-orang ramai membawaku ke klinik terdekat, namun tusukan itu begitu tepat untuk mengakhiri perjalananku. Aku ingat ketika aku berhenti melawan dan menyerahkan diri pada Penjemputku.
Ibu maaf aku tidak bisa melawan, kau tahu betapa lelahnya aku. Dan Sang Rabb telah memberikan tempat untuk kita berkumpul lagi nanti. Aku akan menunggu masa itu. Ibu, terima kasih untuk tetap memelukku hingga akhir.

Tangerang, 28 Desember 2008





Monolog

11 08 2009

Sesungguhnya aku tak pernah benar-benar tahu seperti apa lukisan pagi itu…aku berkali-kali melewatinya sejak kejadian itu. Ibu sudah paham benar kebiasaan baruku ini. Dan sebagai seorang ibu dia tak pernah mundur satu langkahpun untuk membuatku bangun lebih pagi. Ibu akan memanggilku mulai dari volume suara terendah hingga yang membuat ayam-ayam tetangga minder dengan kenyaringan suaranya.
Ibu pernah bertanya kepadaku apakah ini kehidupan yang aku inginkan. Bergulat dengan mimpi yang tak juga coba diraih, hanya berputar-putar didalam rumah. Ibu bilang ada yang tak sama dalam diriku, dan dia merindukannya. Rindu aku yang penuh semangat, selalu bangun pagi dan melangkah penuh ambisi keluar rumah. Tapi inilah aku, aku yang sulit didefinisikan. Perubahan membawaku pada jati diri yang hilang, hilang dihancurkan olehnya. Dia yang telah menipuku mentah-mentah, membuang semua mimpi dan keharmonisan pikiranku. Setiap malam aku harus berfikir keras mengapa sampai aku yang mengalaminya, tanpa kusadari aku begitu hanyut didalamnya dan tersesat terlalu jauh.
“Bu, apa yang harus aku lakukan?”
“Tidakkah kau ingat semua mimpi-mimpimu, nak?tidakkah kau ingin hidup dengan tenang?Hiduplah dengan wibawa dan harga diri. Kelak kau sadari bahwa kaulah tuan yang sebenarnya dalam dirimu sendiri, bukan dia.”
“Bu, bagaimana jika aku tak mendapatinya hingga aku mati?”
“ Sesungguhnya kau saat ini seperti mati, nak.”
“Lalu apakah sudah lenyap kesempatan itu, Bu?”
“Kau mati dalam kesadaran. Tapi yang sedikit dari yang terus berdetak dan berfikir masih melanjutkan tugasnya. Ibu tahu kau masih menyeret badanmu meski kakimu telah lumpuh. Temukanlah kebahagiaanmu dari yang sedikit itu.”
“Aku ingin berhenti, Bu…..”
“Tuhan telah memberimu banyak kesempatan untuk berhenti dan mengeluh kepadaNya. Tuhan juga telah melipahkan dua madu dari setiap satu racun yang kau rasakan.”
“Bu….apa Tuhan membenciku?”
“Tidak nak, karena aku sangat menyayangimu. Tuhan punya lebih dari luas dunia kelapangan untuk diberikan pada setiap umatnya…dan ridhoNya bisa kau lihat padaku.”
“Bagaimana jika tak ada seorangpun yang percaya padaku?”
“Apa yang kau takutkan?mereka juga terlahir dan mati sendirian.”
“Bantu aku mencari yang hilang, Bu…”
“Tak pernah ada yang hilang, nak. Hanya kau yang saat ini menolak untuk melihatnya. Kau telah menggantikan apa yang sebenarnya dengan kesemuan yang melarut.”
“Bantu aku untuk melihatnya…”
“Doaku adalah mata untukmu, dan Tuhanmu adalah sebenar-benarnya penglihatan untukmu, sayang.”
“Terima kasih, Bu”

Tangerang, 24 Desember 2008.





Have Faith in Allah..

16 09 2008

Jika musibah dari Allah menimpamu maka gunakanlah perspektif keridhaan untuk menghadapinya. Jika tidak kau dapati jalan untuk menggunakan keridhaan (untuk menghadapinya) maka gunakanlah kesabaran, jika tidak kau jumpai jalan kesabaran juga maka hendaklah engkau menguatkan diri untuk memikulnya (Imam Ibnul Jauzi)

 

…….Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan……..(Al-Insyirah ayat 5-6)

 

Betapa sesungguhnya kita merugi karena terus berprasangka buruk terhadap Allah ketika mendapatkan kesulitan padahal Allah telah menuliskan dengan jelas bahwa dari setiap kesulitan yang dibuatnya sebagai ujian dia juga memberikan kemudahan. Have faith in Allah…